Pemerintah Desa Nanati Jaya melaksanakan kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang dirangkaikan dengan monitoring penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bapak Ilyas I. Rasyid, S.T.R.Sos., selaku Analis Pengembangan Ekonomi Perdesaan, bersama Ibu Lisnawati Patilima, S.IP., sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat desa. Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk melihat pelaksanaan pelayanan Posyandu, meningkatkan pemahaman mengenai penerapan 6 SPM, serta memperkuat koordinasi antara pemerintah desa, kader Posyandu, dan unsur terkait dalam memenuhi kebutuhan pelayanan dasar masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Bapak Ilyas I. Rasyid menyampaikan materi mengenai pengertian Standar Pelayanan Minimal (SPM), enam bidang pelayanan dasar, serta pentingnya memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) setiap unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa Standar Pelayanan Minimal (SPM) merupakan ketentuan mengenai jenis dan mutu pelayanan dasar yang wajib diperoleh setiap warga negara secara minimal, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Penerapan SPM menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan pelayanan dasar dapat diberikan secara layak, merata, dan berkualitas.
Lebih lanjut, Ilyas Rasyid menjelaskan bahwa terdapat enam bidang SPM dalam penyelenggaraan , yaitu:
- Bidang Pendidikan, berkaitan dengan pemenuhan pelayanan dasar pendidikan bagi masyarakat.
- Bidang Kesehatan, berkaitan dengan pemenuhan pelayanan kesehatan dasar sesuai standar yang ditetapkan.
- Bidang Pekerjaan Umum, berkaitan dengan pemenuhan pelayanan dasar di bidang pekerjaan umum sesuai ketentuan SPM.
- Bidang Perumahan Rakyat, berkaitan dengan pelayanan dasar di bidang perumahan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria.
- Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat, berkaitan dengan upaya menjaga ketenteraman, ketertiban, dan perlindungan masyarakat.
- Bidang Sosial, berkaitan dengan pemenuhan pelayanan dasar bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan dan perlindungan sosial.
Penyampaian materi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya penerapan SPM sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Selain membahas enam bidang SPM, Ilyas I. Rasyid juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi setiap pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pelayanan dasar di desa. Menurut materi yang disampaikan, kejelasan tupoksi diperlukan agar setiap unsur dapat menjalankan tanggung jawabnya secara terarah, mulai dari pendataan masyarakat yang menjadi sasaran pelayanan, koordinasi antar unsur, pelaksanaan kegiatan, pemantauan, hingga pelaporan. Pemerintah desa, kader Posyandu, dan perangkat daerah terkait diharapkan dapat membangun kerja sama yang baik sesuai kewenangan masing-masing. Dengan demikian, pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung secara lebih efektif, terkoordinasi, dan sesuai kebutuhan di lapangan. Kehadiran Ilyas I. Rasyid bersama Ibu Lisnawati Patilima, S.IP., dalam kegiatan monitoring tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pelayanan dasar di Desa Nanati Jaya. Melalui kegiatan ini, diharapkan berbagai kendala dalam pelaksanaan pelayanan dapat diidentifikasi, koordinasi lintas sektor dapat diperkuat, dan kebutuhan masyarakat dapat menjadi perhatian dalam perencanaan pelayanan selanjutnya. Penerapan enam bidang SPM memerlukan keterlibatan berbagai unsur sesuai tugas dan kewenangannya. Dalam hal ini, Posyandu menjadi salah satu wadah pelayanan masyarakat yang dapat mendukung koordinasi dan integrasi pelayanan, termasuk dalam bidang kesehatan serta bidang lain sesuai kebijakan dan mekanisme yang berlaku. Pemerintah Desa Nanati Jaya diharapkan terus memperkuat komitmen dalam mendukung pelaksanaan Posyandu dan penerapan SPM melalui koordinasi, pemantauan, serta peningkatan kapasitas para pelaksana pelayanan di tingkat desa. Dengan adanya penyampaian materi mengenai pengertian SPM, enam bidang pelayanan dasar, dan tupoksi masing-masing unsur, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta mendorong kerja sama yang lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dalam kegiatan monitoring penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu di Desa Nanati Jaya, Kepala Desa Nanati Jaya, Bapak Ruddy Kamali, menyampaikan pentingnya dukungan dan kerja sama seluruh pihak dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat. Beliau menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen mendukung pelaksanaan Posyandu serta penerapan 6 SPM sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat desa. Menurutnya, koordinasi antara pemerintah desa, kader Posyandu, dan pihak terkait sangat diperlukan agar pelayanan dapat berjalan dengan baik dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Bapak Ruddy Kamali juga berharap melalui kegiatan monitoring ini, seluruh pihak yang terlibat dapat memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing serta meningkatkan tanggung jawab dalam pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat. Beliau mengapresiasi pelaksanaan kegiatan monitoring dan penyampaian materi oleh Bapak Ilyas I. Rasyid, S.T.R.Sos., selaku Analis Pengembangan Ekonomi Perdesaan, bersama Ibu Lisnawati Patilima, S.IP. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan serta memperkuat sinergi dalam mendukung penerapan 6 SPM di Desa Nanati Jaya. Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Nanati Jaya berharap pelaksanaan Posyandu dan pelayanan dasar lainnya dapat terus ditingkatkan secara terpadu, tepat sasaran, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.