You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Nanati Jaya
Logo Desa Nanati Jaya
Desa Nanati Jaya

Kec. Gentuma Raya, Kab. Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo

Selamat Datang di Website Resmi Desa Nanati Jaya, Kec. Gentuma Raya, Kab. Gorontalo Utara, Prov. Gorontalo .

Pemerintah Desa Nanati Jaya Gelar Rembuk Stunting Tahun 2026

SAMSUL UDIN LADIKU 30 Januari 2026 Dibaca 44 Kali
Pemerintah Desa Nanati Jaya Gelar Rembuk Stunting Tahun 2026

Pemerintah Desa Nanati Jaya, Kecamatan Gentuma Raya, melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting pada Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting di tingkat desa melalui perencanaan dan sinergi lintas sektor. Rembuk stunting dihadiri oleh unsur Pemerintah Desa Nanati Jaya, Perwakilan Kecamatan Gentuma Raya, Tenaga Kesehatan, Dinas PLKB  , Pendanmping Desa , Kader Posyandu, BPD, PKK, tokoh Masyarakat, serta pihak terkait lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan stunting di desa, menyepakati program prioritas, serta menyusun rencana aksi pencegahan dan penanganan stunting secara terpadu. Dalam kegiatan Rembuk Stunting Desa Nanati Jaya, Camat Gentuma Raya Dalam Hal ini yang diwakili oleh Ibu Lisnawati Patilima, S.IP menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Nanati Jaya atas terselenggaranya kegiatan rembuk stunting sebagai langkah strategis dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Gentuma Raya.  Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, hingga peran aktif masyarakat. Perencanaan program yang tepat sasaran dan berbasis data menjadi kunci utama dalam keberhasilan pencegahan stunting.  Ibu Lisnawati Patilima, S.IP juga mengajak seluruh peserta rembuk untuk menjadikan hasil kesepakatan dalam forum ini sebagai dasar dalam penyusunan program dan kegiatan desa, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesehatan ibu dan anak, perbaikan gizi, serta lingkungan yang sehat dan bersih.

Melalui kegiatan rembuk stunting ini, diharapkan komitmen bersama dapat terus diperkuat sehingga upaya penurunan stunting di Desa Nanati Jaya dan Kecamatan Gentuma Raya dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Selanjutnya Pemaparan Dari   perwakilan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PLKB) Dalam Hal Ini  di sampaikan Langsung Oleh ( Ibu SERNI ABUBAKAR SE)   menyampaikan penjelasan mengenai peran strategis keluarga dalam pencegahan stunting.  Dinas PLKB menekankan bahwa stunting tidak hanya disebabkan oleh faktor gizi, tetapi juga dipengaruhi oleh perencanaan keluarga, kesehatan ibu dan anak, serta pola asuh dalam keluarga. Oleh karena itu, program Bangga Kencana menjadi salah satu upaya penting dalam menekan angka stunting, terutama melalui pengaturan jarak kelahiran, usia ideal menikah, dan pendampingan keluarga berisiko stunting.

Selain itu, Dinas PLKB menjelaskan pentingnya pendampingan terhadap ibu hamil, ibu menyusui, dan keluarga yang memiliki balita, agar mendapatkan edukasi tentang gizi seimbang, perawatan kesehatan, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin.

Melalui peran kader dan penyuluh KB di tingkat desa, Dinas PLKB berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan, penyuluhan, serta koordinasi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan, sehingga upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara berkelanjutan dan tepat sasaran.

Dinas PLKB juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, karena keberhasilan penurunan stunting membutuhkan kerja sama dan kesadaran bersama.

Kemudian Pemaparan Dari  petugas gizi Dalam Hal Ini di wakili oleh DWI OKTAVIYANA MOODUTO  Beliau Menyampaikan menyampaikan pentingnya pemenuhan gizi yang optimal sebagai kunci utama dalam pencegahan stunting sejak dini.  Petugas gizi menjelaskan bahwa stunting terjadi akibat kekurangan gizi kronis yang berlangsung dalam jangka waktu lama, terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Oleh karena itu, ibu hamil diimbau untuk rutin memeriksakan kehamilan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta mematuhi anjuran pemberian tablet tambah darah.  Selain itu, petugas gizi menekankan pentingnya pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan, dilanjutkan dengan MP-ASI yang bergizi, beragam, dan sesuai usia, serta pemantauan pertumbuhan balita melalui penimbangan rutin di posyandu.  Petugas gizi juga mengingatkan bahwa kebersihan lingkungan, sanitasi yang layak, serta pola hidup bersih dan sehat turut berperan dalam mendukung status gizi anak. Peran aktif orang tua dan kader posyandu sangat dibutuhkan dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal.  Melalui penyampaian ini, petugas gizi berharap masyarakat semakin memahami pentingnya gizi seimbang dan bersama-sama berkomitmen untuk mencegah stunting demi terciptanya generasi yang sehat dan berkualitas.

Hasil dari rembuk stunting ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam penyusunan program dan kegiatan desa, baik yang bersumber dari Dana Desa maupun dukungan lintas sektor, sehingga upaya penurunan stunting di Desa Nanati Jaya dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Pemerintah Desa Nanati Jaya ( Bapak RUDDY KAMALI) berkomitmen untuk terus mendukung program nasional percepatan penurunan stunting demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image